Senin, 08 Juli 2013

Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 00.09.00
KakaoTalk
 KakaoTalk, aplikasi pesan instan asal Korea Selatan, mengatakan bahwa mereka telah memiliki lebih dari 100 juta pengguna. KakaoTalk menjadi salah satu aplikasi buatan Asia yang meraih prestasi tersebut.

Seperti dikutip dari The Next Web, waktu yang dibutuhkan oleh Kakao untuk mencapai 100 juta pengguna ini sebenarnya cukup panjang. Tepatnya, mereka membutuhkan waktu 3 tahun 3 bulan.
Bandingkan saja dengan aplikasi WhatsApp yang memiliki 250 juta pengguna aktif pada Juni 2013. Pihak WhatsApp butuh 4 tahun untuk prestasi gemilang tersebut.

Meskipun begitu, prestasi yang diraih oleh Kakao masih bisa dibilang gemilang karena layanan tersebut sebenarnya lebih banyak digunakan di Korea. Populasi negara tersebut pun hanya 50 juta jiwa saja. Kakao mengklaim 90 persen dari penggunanya memang berasal dari pengguna lokal.

Ingin terus meraih pengguna dari luar Korea, Kakao telah mengadakan berbagai kerja sama dengan perusahaan global. Salah satunya adalah dengan Evernote, di mana pengguna dapat menyimpan pesan dan momen melalui layanan note tersebut.

Setiap harinya ada 5,2 miliar pesan teks yang dikirimkan setiap harinya. Angka tersebut terbilang cukup impresif, walaupun masih kalah jauh dari WhatsApp dengan 27 miliar pesan teks per hari.

Para pesaing KakaoTalk dari ranah Asia terdiri dari WeChat asal China, Line dari Jepang, dan Nimbuzz dari India. Ketiganya diketahui memiliki basis pengguna sebanyak 300 juta (WeChat), 150 juta (Line), dan 150 juta (Nimbuzz).
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 00.08.00

Logo Windows 8.
Jumlah aplikasi Windows 8 yang terdapat di toko digital Windows Store telah meningkat drastis. Kini, jumlahnya telah menyentuh angka 100.000 aplikasi, yang siap diunduh oleh pengguna Windows 8.

Prestasi tersebut diungkapkan oleh Microsoft melalui akun Twitter resminya. "Terima kasih untuk acara Build yang luar biasa! Baru saja telah terlampaui 100.000 aplikasi di Windows Store," tulis Microsoft.

Pencapaian ini terhitung cukup cepat mengingat Windows 8 baru saja diluncurkan sekitar 7 bulan lalu, tepatnya pada Oktober 2012. 

Sebagai perbandingan, seperti dikutip dari Cnet, Rabu (3/7/2013), Google membutuhkan waktu 2 tahun untuk mendapatkan 100.000 aplikasi di Android Market. Sedangkan Apple membutuhkan satu tahun setengah untuk mendapatkan aplikasi sebanyak itu untuk iPad.

Jika dibandingkan dengan awal kemunculannya, jumlah aplikasi yang tersedia untuk Windows 8 memang terlihat meningkat sangat tajam. Awalnya, hanya ada 21.580 aplikasi. Sedangkan di bulan Maret 2013, aplikasi ini sudah menyentuh angka 50.304 aplikasi dan 70.000 aplikasi di Mei 2013.

Dengan semakin kayanya Windows Store dan mulai bergabungnya Facebook, akankah developer besar mulai tertarik untuk membuat aplikasi khusus untuk Windows 8 dan juga Windows Phone 8
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 00.07.00
 Perusahaan keamanan jaringan Symantec berhasil menemukan sebuah kejanggalan dari aplikasi Facebook khusus untuk Android. Dalam laporan terbarunya, Symantec mengklaim, aplikasi tersebut dapat "menarik" nomor ponsel pengguna tanpa izin. 

"Mobile Insight secara otomatis menandai (flagged) aplikasi Facebook untuk Android karena menarik nomor telepon perangkat tersebut," tulis Symantec, seperti dikutip dari VR-Zone, Jumat (5/7/2013).

Parahnya lagi, sistem akan secara otomatis menarik data nomor telepon pengguna bahkan sebelum ia log in atau memasukkan nomor telepon ke dalam aplikasi ini.

Saat pertama kali Anda menjalankan aplikasi ini, bahkan sebelum log in, nomor telepon Anda akan dikirimkan melalui internet ke server Facebook," lanjut Symantec.

Pihak Facebook mengaku baru mengetahui adanya masalah ini. Perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg ini mengklaim telah mengambil langkah dengan menghapus semua nomor telepon yang ditarik dari server mereka. Namun, belum diketahui apa yang akan diperbuat Facebook untuk menutup celah keamanan tersebut.

Symantec membeberkan, masih banyak aplikasi lain, selain Facebook, yang memiliki kemampuan untuk menarik data tanpa izin pengguna. Namun, Facebook begitu disorot karena merupakan aplikasi yang banyak dipakai.
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 00.04.00
Sistem komunikasi kabel laut (SKKL) merupakan infrastruktur strategis. Sekali kabel itu bermasalah atau putus, akan menggangu jaringan komunikasi, terutama internet.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S. Dewa Broto mencatat, saat ini terdapat 25.000 km kabel laut untuk telekomunikasi di Indonesia. Jumlah ini akan terus bertambah seiring kebutuhan komunikasi data (internet). Namun demikian, sejumlah persoalan acap kali terjadi akhir-akhir ini.

Menurut Gatot, salah satu masalah yang disadari sepenuhnya, adalah SKKL Indonesia sangat tergantung via Singapura. Idealnya, SKKL harus terkoneksi juga via wilayah lain, misalnya via Guam dan Darwin.

Selain itu, sering terjadi pencurian dan pemotongan kabel. Pada 2013, tercatat ada 13 pencurian dan pemotongan kabel dari wilayah Tanjung Priok, Bangka Belitung, hingga Kepulauan Riau.

“Ini belum terhitung di tahun-tahun sebelumnya. Di sejumlah wilayah lain juga pernah, tetapi tidak sesering di wilayah tersebut. Pada umumnya kegiatan kriminalitas mereka terorganisir,” jelas Gatot.

Masalah lain, adalah perbaikan kabel laut yang rusak. Nah, perbaikan ini harus menggunakan kapal milik asing karena belum ada kapal domestik yang memiliki kemampuan serupa. Ini belum terhitung dengan kebutuhan teknisi yang bersertifikasi khusus untuk menjamin adanya perbaikan di dasar laut.

“Persoalannya, untuk mengoperaikan kapal berbendera asing secara total dibutuhkan proses perizinan hingga 52 hari dari instansi terkait di Indonesia,” tambah Gatot.

Di luar itu, Mabes Polri merekomendasikan agar para penyelenggara telekomunikasi tidak hanya menuntut aparat penegak hukum untuk bertindak, tetapi juga harus melakukan sosialisasi dan edukasi serta program CSR bagi masyarakat sekitarnya.

Banyak kejadian

Untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut, Kementerian Kominfo memetakan beberapa penyelesaian.

Pertama, perlu ada pemetaan secara jelas keberadaan kabel-kabel laut serta mengidentifikasi pemiliknya. Karena faktanya, Kepolisian kadang kesulitan dengan identitas infrastruktur yang ada. Di sisi lain, proses hukum harus tetap berjalan namun dengan keterbatasan informasi dari pihak penyelenggara telekomunikasi.

Kedua, para penyelenggara telekomunikasi dipersilakan meminta izin memakai kapal laut asing untuk perbaikan. Sebab, jika terlalu lama dibiarkan, bisa berdampak pada kualitas layanan telekomunikasi mengingat jalur di sekitar Kepulauan Riau dan Kepulauan Bangka Belitung tersebut sangatlah strategis, di mana backbone serat optik internasional yang dari dan ke Indonesia via Singapura sepenuhnya berada di kawasan tersebut.

Ketiga, semua pihak sepakat untuk menyusun action plan untuk jangka pendek dan panjang.

Keempat, semua pihak sepakat untuk melakukan sosialisasi intensif, terutama harus dilakukan oleh para penyelenggara telekomunikasi dan difasilitasi oleh Kementerian Kominfo.

Kelima, semua pihak sepakat untuk mem-blow up setiap permasalahan terutama yang tingkat kriminalisasinya tinggi, karena jika dibiarkan selain melakukan tindakan pembiaran, juga tidak memberikan efek jera.

Keenam, kepolisian berkomitmen memproses setiap kasus yang ditangani sejauh dokumen dan pembuktiannya cukup kuat.

Perlu diketahui, dalam kurun waktu yang terbilang pendek di awal 2013, terjadi 13 kali kejadian putusnya kabel laut di perairan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau.

Kejadian yang terakhir pada Juni 2013 dan telah diproses oleh Kepolisian berupa barang bukti: 418 ton kabel baja, 5 unit kapal kayu, 12 unit KBM truck, 1 unit escavator, 4 buah kompresor, 4 buku nota penerimaan, beberapa perangkat selam, 2 unit mesin robin, 8 buah HP, selang 50 meter dan 4 unit gerenda duduk.
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 00.01.00


Kompetisi pembuatan aplikasi Rock Star Dev 2013 telah berakhir pada 3 Juli 2013. Selain menjadi ajang kompetisi bagi pengembang aplikasi profesional, Rock Star Dev 2013 juga mencari pengembang aplikasi pemula berbakat.

Ada 313 peserta yang mengikuti kompetisi, baik individu maupun tim. Panitia menyaring 30 finalis yang terbagi dalam 2 kategori, yakni kategori New Rock Star Developer (pemula) dan Pro Rock Star Developer (profesional).

Para finalis mempresentasikan produknya di hadapan dewan juri yang terdiri dari Firstman Marpaung (Intel Indonesia Corporation), Rahmad Widjaja Sakti (SpeedUp Technology Limited), Jajang Munajat (Telkomsel), dan David Yin (Vserv.mobi).

Juri kemudian memilih 5 pemenang untuk kategori pemula, dan 5 pemenang untuk kategori profesional. Berikut individu maupun tim pengembang aplikasi yang menjadi pemenang:

Kategori New Rock Star Developer
Juara 1: The Adventure of Kle dari Nusantarabeta Studio
Juara 2: Nefron dari Appsynthesis
Juara 3: Shoop! E-commerce Assistant dari Shoop!
Juara 4: Berpetualang di Negeri Hurud dari Gobaksodor Interactive

Kategori Pro Rock Star Developer
Juara 1: Marbel Belajar dan Membaca dari Educa Studio
Juara 2: Fun Point dari Nightscape
Juara 3: Bermain denga Bentuk dan Warna dari Garuda Games
Juara 4: Buku Sekolah Elektronik dari Tata Taufik Nugraha
Juara 5: Budi dan Badu untuk Android dari Satria Lebah

Para pemenang ini masing-masing mendapatkan uang tunai dengan nilai total puluhan juta rupiah,gadget, title & badge.

Mereka juga akan dapat bantuan untuk memajukan bisnis dan promosi aplikasi melalui mitra TeknoJurnal seperti Intel Software, SpeedUp, Telkomsel, VSERV, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, dan lainnya.

Minggu, 12 Mei 2013

Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.48.00

Intel menunjukkan keseriusannya untuk bersaing di industri perangkat mobile. Produsen mikrochip ini memperkenalkan arsitektur prosesor mobile Atom terbaru yang diberi nama Silvermont untuk perangkat ponsel pintar dan tablet, Senin (6/4/2013).

Chief Product Officer Intel Dadi Perlmutter mengatakan, Silvermont didesain dalam spesifikasisystem-on-a-chip 22 nanometer (nm). Kinerja prosesor ini diklaim lebih cepat tiga kali lipat dan konsumsi dayanya lima kali lebih rendah dari prosesor mobile Atom Intel sebelumnya.

"Kami tidak hanya mengurangi daya secara signifikan, tapi dia juga datang dengan kinerja yang signifikan," kata Perlmutter seperti dikutip dari Reuters.

Desain prosesor di Silvermont menggabungkan teknologi transistor tri-gate 3-D yang pertama kali diperkenalkan Intel pada 2011. Teknologi ini memungkinkan Intel membuat prosesor dengan ukuran lebih kecil, namun performanya cepat dan konsumsi dayanya lebih rendah.

Intel pertama kali memperkenalkan prosesor mobile Atom untuk netbook pada 2008. Namun, tingkat adopsi Atom untuk perangkat ponsel pintar dan tablet sejauh ini masih sangat kecil. Sejauh ini, menurut Perlmutter, prosesor Atom mobile sudah dipakai 12 model ponsel.

Perusahaan ini memang mendominasi penjualan prosesor dalam industri komputer pribadi, tapi di ruang mobile, pasar prosesor didominasi oleh Qualcomm.

Qualcomm dan produsen prosesor mobile lain seperti Nvidia, merancang prosesor dengan arsitekturARM yang dikenal dengan lebih hemat daya. ARM jadi penantang kuat arsitektur x86 yang dirancang dan dipakai Intel.
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.47.00

Proyek e-KTP di Indonesia adalah salah satu implementasi identitas elektronik terbesar di dunia. Menurut NXP Semiconductors, ada sekitar 172 juta chip yang dipasok untuk proyek ini. 

NXP, sebuah perusahaan yang bermarkas di Belanda, adalah salah satu perusahaan yang memasok teknologi untuk penerapan e-KTP di Tanah Air. 

Perusahaan itu tergabung bersama pemasok lain dan perusahaan dalam negeri dalam konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI).

Seperti apa peranan NXP? Dalam keterangan tertulisnya, NXP menyebutkan telah menyediakan sistem mikrokontroler aman dan Secure Application Modules (SAM) tertanam serta pembaca Integrated Chips (IC). Teknologi yang disediakannya itu berperan dalam keamanan serta interoperabilitas sistem e-KTP. 

Phil Sealy, analis industri dari ABI Research menganggap konsorsium PNRI telah bekerja sesuai jadwal dalam menyelenggarakan proyek e-KTP tersebut. 

"Di masa yang akan datang, ABI Research berharap pemerintah Indonesia bisa lebih memperluas dan meningkatkan kemampuannya untuk merangkul warga negara dengan layanan-layanan e-government," kata Sealy. 

Ulrich Huewels, VP dan general manager, business line secure card solutions, NXP Semiconductors, mengatakan penerapan identitas elektronik seperti e-KTP bisa membawa manfaat bagi masyarakat. 

"Ini memiliki potensi untuk benar-benar memberikan perubahan dalam masyarakat dengan menyediakan kemudahan dan akses aman terhadap layanan-layanan publik bagi warga negara – contoh terbaiknya adalah kemampuan e-Voting yang dimungkinkan oleh kartu cerdas e-KTP Indonesia," kata Huewels.
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.47.00

Adobe selama ini dikenal sebagai perusahaan yang mengembangkan softwareuntuk dunia kreatif, seperti Photoshop, Dreamweaver, dan juga Illustrator.

Namun, untuk ke depannya, perusahaan ini tidak mau hanya ingin dikenal sebagai perusahaan penghasil dan pengembang software saja. Mereka juga ingin dikenal sebagai penghasil produkhardware untuk dunia kreatif.

Hal tersebut Adobe wujudkan dengan cara meluncurkan dua buah produk yang dinamakan Project Mighty dan Napoleon.

Secara garis besar, kedua perangkat tersebut merupakan alat yang dapat digunakan untuk menggambar di perangkat mobile. Keduanya dapat dihubungkan ke perangkat mobile berkat dukungan jaringan Bluetooth. 

Perangkat mobile yang saat ini diketahui sudah mendukung kedua alat tersebut adalah iPad dan iPhone. 

Project Mighty merupakan produk stylus, semacam pena, yang dapat digunakan untuk menggambar di perangkat mobile

Dikutip dari Apple Insider, Rabu (8/5/2013), keunikan dari produk ini terletak pada kemampuan mendeteksi tekanan stylus (pressure-sensitive). Artinya, semakin kuat si pengguna menekan stylus ke layar perangkat, hasinya akan semakin tebal. Sebaliknya, apabila pengguna tidak terlalu kuat memberikan tekanan ke layar, hasilnya akan semakin tipis.  

Produk Project Mighty ini juga dilengkapi dengan sebuah tombol, yang apabila ditekan, akan memunculkan beberapa menu. Dari menu tersebut, pengguna dapat memilih warna yang diinginkan, jenis pensil, dan masih banyak lagi.

Sedangkan Napoleon merupakan alat pendamping Project Mighty. Produk ini berfungsi sebagai sebuah penggaris. Dengan mengombinasikan Project Mighty dan Napoleon, pengguna dapat dengan mudah membuat sebuah garis lurus. Pengguna juga dapat dengan mudah membuat kurva dengan alat ini.

Sayangnya, Adobe masih belum memberikan informasi mengenai kapan kedua perangkat tersebut akan dihadirkan. Harga dari keduanya pun masih dirahasiakan.
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.46.00

Sebuah perusahaan jasa teknologi informasi Saluto menempatkan MacBook Pro buatan Apple sebagai komputer jinjing (laptop) dengan performa terbaik dalam menjalankan sistem operasi Windows.

Gelar terbaik untuk MacBook Pro 13 inci produksi pertengahan 2012, diberikan setelah dilakukan berbagai uji coba dan analisis oleh tim Saluto, pada April 2013.

Menurut Saluto, MacBook Pro mengungguli performa laptop Windows dari produsen mapan lain, seperti Dell, Lenovo, Acer, dan lainnya. Laptop-laptop ini kalah unggul dari laptop buatan Apple yang sebenarnya tidak didesain menjalankan Windows.

"Kami hanya membandingkan dengan PC (laptop) yang ada di pasaran … Kami percaya itu lebih mencerminkan realitas," demikian pernyataan Saluto, seperti dikutip dari CNet, Rabu (24/4/2013).

Uji coba dilakukan dengan meng-install sistem operasi Windows di laptop yang sejatinya menggunakan sistem operasi (Apple) MacOS X.

Perhitungan uji coba yang dilakukan Saluto meliputi kejadian crash per pekan, hang, blue screen,dan rata-rata waktu booting sebuah laptop. Dalam perhitungan Saluto, jika sebuah laptop mendapat nilai yang semakin kecil, berarti laptop tersebut terbilang jarang mengalami crash, hang dan blue screen jika dipasangkan sistem operasi Windows.

Meski demikian, Saluto mencatat kelemahan MacBook Pro yang dipasangkan Windows. Kelemahan itu terletak pada perangkat lunak driver untuk mengoptimalkan performa perangkat keras.

Dalam catatan Saluto, laptop terbaik di peringkat dua dan tiga untuk menjalankan Windows adalah Acer Aspire E1-571 dan Dell XPS13. Daftar lengkap hasil uji coba Saluto dapat dilihat dari tabel di bawah ini:

Laptop terbaik untuk menjalankan Windows versi Saluto (April 2013) 
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.45.00

Nokia dan Telkomsel, mobile operator terbesar di Indonesia, mengumumkan penawaran spesial untuk meningkatkan pengalaman pelanggan menggunakan smartphone dengan memberikan harga khusus untuk Nokia Lumia 520, gratis paket data, SMS dan paket airtime untuk pelanggan Telkomsel (prabayar dan pascabayar).

Layanan operator billing juga akan diluncurkan pada Juni 2013, untuk memudahkan pelanggan menikmati aplikasi yang dapat diunduh melalui Windows Phone Store dan membayar pulsa.   

Menyediakan beragam inovasi pada produk Windows Phone 8 kami yang paling terjangkau, memberikan pesan positif kepada publik bahwa Nokia terus memberikan pengalaman smartphone terbaik pada level harga yang bervariasi, kata Presiden Direktur Nokia Indonesia William Hamilton-Whyte, Jumat (3/5/2013) dalam siaran persnya.

Whyte menambahkan, sangat gembira untuk berkolaborasi dengan mitra yang sangat penting, Telkomsel, untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan di Indonesia dalam menikmati Nokia Lumia 520 . Dan, bagi para pengembang aplikasi berbakat di Indonesia agar dapat meraih keuntungan dari karya mereka melalui layanan operator billing yang akan segera tersedia bagi pelanggan Tel komsel di bulan Juni mendatang.

Senada dengan William Hami lton-Whyte, Director of Planning and Transformation, Telkomsel, Edward Ying mengatakan, Bersama Nokia, Telkomsel terus menunjukkan komitmennya dan berharap baik pelanggan maupun pengembang aplikasi dapat merasakan manfaat serta pengalaman komunikasi terba ik secara berkelanjutan melalui ekosistem Device, Network, and Application (DNA), misalnya paduan antara penawaran paket data terbaik, operator billing, dan aplikasi lokal yang sesuai.  

Hadirnya Windows Phone 8 merupakan padanan antara perangkat terbaik, dengan jaringan dan aplikasi terbaik (DNA). Sinergi antara Telkomsel dan Nokia ini akan memberikan pengalaman komunikasi terbaik kepada para pelanggan, kata AIistair Johnston, Director of Marketing, Telkomsel.  

Nokia Lumia 520 adalah produk Nokia dengan Windows Phone 8 yang paling terjangkau, memberikan pengalaman yang sebelumnya hanya ditemui di smartphone tingkat atas, seperti lensa kamera digital yang dapat ditemukan di produk unggulan Noki a Lumia 920 dan juga layanan berbasi lokasi, HERE. Layar super sensitif sebesar 4 inchi memberikan pengalaman menggunakan smartphone yang lebih responsif dibanding produk dengan kelas harga yang sama.

Nokia Lumia 520 hadir dengan lensa digital eksklusif, prosesor dual core 1 GHz dengan lima pilihan warna, putih, merah, kuning, hitam dan cyan. Mulai tanggal 11 Mei, khusus untuk pelanggan Telkomsel, Nokia Lumia 520 dan paket data Telkomsel dapat diperoleh dengan harga Rp 1,97 juta.
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.44.00

Demi mengejar ketertinggalan dari layanan serupa, seperti Gmail dari Google dan Yahoo Mail, Microsoft membuat sebuah perubahan drastis kepada layanan e-mail gratisan Hotmail. Layanan yang diambil alih pada tahun 1998 tersebut dirombak habis-habisan dan namanya pun diganti menjadi Outlook.com.

Dengan adanya pergantian nama dan layanan baru Outlook.com ini, Microsoft tidak serta merta langsung menghapus semua akun yang ada di Hotmail. Mereka tetap ingin para pengguna Hotmail tidak berpaling ke layanan lain. Oleh karena itu, Microsoft memutuskan untuk memigrasi akun Hotmail ke Outlook.com.

Proses migrasi tersebut baru dimulai 6 minggu yang lalu. Dalam waktu yang sangat singkat, Microsoft menyatakan, nyaris menyelesaikan proses ini. Microsoft mengaku, berhasil menarik data sebesar 150 petabyte hanya dalam kurun waktu tersebut.

Jumlah pengguna Outlook pun diakui Microsoft telah menyentuh angka yang luar biasa besar. Dari pengguna Hotmail sebelumnya, ditambah dengan para pengguna baru, pengguna Outlook telah menyentuh angka 400 juta orang.

"Saat Outlook.com baru masuk ke masa preview, (produk) ini telah menjadi layanan e-mail dengan pertumbuhan terbesar, terima kasih atas dukungan Anda. Dalam dua bulan belakangan, Microsoft telah merilis fitur kalender Outlook.com, aplikasi Outlook untuk Android yang diperbarui, autentikasi two-factor untuk akun Anda, domain internasional baru untuk orang di seluruh dunia, dan panggilan Skype langsung via Outlook.com," kata Dick Craddock, salah satu pegawai Microsoft, seperti dikutip dari BetaNews, Senin (6/5/2013).

Saat proses migrasi benar-benar usai, Microsoft menjanjikan beberapa fitur baru. Salah satunya adalah rencana untuk mengintegrasikan lebih dalam layanan cloud computing SkyDrive. Nantinya, saat pengguna ingin mengirim e-mail, mereka dapat memasukkan file yang ada di Skydrive langsung ke Outlook.com.

Microsoft juga akan mengirimkan kata "on behalf of" di update terbarunya nanti. Biasanya, kata-kata tersebut muncul apabila pengguna mengintegrasikan layanan e-mail lain, seperti Gmail, ke dalam Outlook.
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.44.00

Asosiasi E Commerce Indonesia (idEA) menggelar Diskusi Terbuka dengan judul “Memperjuangkan Implementasi PP 82  yang Memajukan Ekonomi Berbasis Internet”.

Diskusi tersebut diadakan di Le Meridien Hotel, mulai pukul 14:00 WIB siang ini. Namun bagi Anda yang tak sempat menghadirinya, saksikan lewat layanan live streaming berikut ini:
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.42.00

Layanan Google Translate telah lama mendukung bahasa Indonesia dan terus meningkatkan kualitas sistem terjemahan. Sekarang, giliran bahasa Jawa yang didukung oleh Google Translate, Rabu (8/5/2013).

Sistem terjemahan bahasa Jawa dalam Google Translate saat ini masih berstatus "Alpha", atau masih dalam tahap awal pengembangan. Ini berarti, kualitas terjemahan bahasa Jawa di Google Translate belum setara dengan kualitas terjemahan bahasa lain.

"Kami akan terus menguji dan meningkatkan akurasi bahasa-bahasa ini," tulis Program Manager Google Translate Sveta Kelman, dalam siaran pers yang diterima KompasTekno.

Menurut Google, bahasa Jawa adalah bahasa kedua yang paling sering digunakan di Indonesia dengan 83 penutur asli.

Google juga mengumumkan bahwa Google Translate kini telah mendukung 70 bahasa yang ada di dunia. "Kami sangat antusias karena mencapai lebih dari 70 bahasa, dan kami berharap terus menambahkan lebih banyak lagi," ujar Sveta.

Layanan Google Translate dapat diakses melalui situs serta melalui aplikasi di perangkat Android dan iOS.
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.42.00

Telkom memperkenalkan paket bundling kartu Speedy Instan melalui pembelian produk-produk komputer dan gadget berbasis prosesor Intel. Pembeli bisa memanfaatkan kartu untuk mengakses internet melalui hotspot @wifi.id dan jaringan Speedy di rumah secara gratis selama 6 bulan.

Melalui kerjasama tersebut, pihak Telkom berharap bisa menaikkan jumlah pelanggan Speedy hingga mencapai 20 juta pada 2015 mendatang.

"Kalau selama ini dengan harga paket Speedy Rp 200 ribu per bulan hanya 2,4 juta pelanggan yang terjaring, dengan biaya akses Rp 5.000 per hari diharapkan yang 18 juta sisanya bisa ikut menjangkau," ujar Direktur Utama Telkom Arief Yahya ketika berbicara dalam acara di Jakarta, Rabu (8/4/2013).

Angka 5.000 rupiah yang disebut Arief mengacu pada biaya harian yang dikenakan pada pengguna layanan Speedy Instan. "Jadi, biaya Rp 200 ribu itu kami pecah menjadi kecil-kecil atau small denomination. Setelah dihitung-hitung, dengan Rp 5.000 per hari target itu bisa dicapai," imbuh Arief.

Arief menambahkan, target Telkom tersebut sejalan dengan Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang mencanangkan 30 persen rumah tangga di Indonesia tercakup jaringan internet broadband pada 2015.

Pihak Telkom juga menyebutkan sejauh ini sudah memasang jaringan WiFi.id di 45.000 titik di seluruh Indonesia, dengan target akhir 2013 mencapai 250.000 titik. Tiap access point memiliki luas 50 meter persegi dengan kecepatan akses rata-rata 4-5 Mbps per pelanggan.

Harus murah

Affordability atau keterjangkauan menjadi kata kunci yang ditekankan oleh Arief dalam mendorong adopsi broadband di Indonesia. 

Berkenaan dengan kemitraan yang dijalinnya dengan Intel, Arief mengatakan bahwa harga rata-rata perangkat Intel -- sebesar 300-400 dollar AS atau sekitar Rp 3-4 juta -- masih terlalu tinggi untuk konsumen Indonesia. "Kalau mau menggapai 20 juta pengguna, bisa ditawarkan harga Rp 100 ribu per bulan melalui cicilan," ujarnya.

Pihak Intel melalui Vice President and General Manager Asia Pacific Gregory Bryant menyatakan sependapat dengan Arief. "Saya pikir angka 20 juta pelanggan bisa dicapai pada 2015. Kami setuju dengan angka 10 dollar (100 ribu rupiah) per bulan," ucap Bryant menanggapi.

Dikatakan oleh Bryant, konektivitas broadband adalah faktor penting yang bisa mendorong perekonomian sebuah negara. "Setiap kenaikan 10 persen untuk penetrasi broadband bisa menaikkan GDP (Produk Domestik Bruto) sebesar 1,38 persen."

Di Indonesia sendiri, penetrasi broadband disebut baru mencapai kisaran 2,5 persen.
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.41.00


Dalam buku berjudul The Extreme Future: the Top Trends that Will Reshape the World in the Next 5, 10, and 20 Years, yang diterbitkan pertama kali pada tahun 1997, seorangfuturist bernama James Canton memaparkan beberapa tren yang akan mengubah wajah dunia masa depan.

James Canton adalah  seorang entrepreneur, sekaligus CEO dan Chairman Institute for Global Future, sebuah lembaga think tank yang bermarkas di San Fransisco, AS. 

Di buku tersebut, selain meramalkan soal transformasi ekonomi secara global dan krisis energi yang akan memuncak, Canton juga menggambarkan peran penting ilmu pengetahuan dan teknologi dalam merevolusi dunia. Dia juga mengangkat istilah “innovation economy” atau ekonomi yang berbasis inovasi. 

Innovation economy berbicara tentang bagaimana manusia harus mampu berpikir ke depan, menciptakan ide, lalu memanfaatkan teknologi untuk mewujudkan ide tersebut menjadi inovasi yang bisa dikembangkan secara ekonomi dan global. Contohnya seperti penemuan bola lampu oleh Thomas Alva Edison.

Canton juga meramalkan soal inovasi-inovasi berbasis sains dan teknologi. Beberapa contohnya sudah bisa kita lihat saat ini, seperti komputer yang ukurannya semakin mungil, robot-robot yang bisa menggantikan fungsi manusia dan mendampingi manusia dalam bekerja, serta beragam teknologi “ajaib” di dunia medis. Menurutnya, kloning organ tubuh tidak akan menjadi hal yang aneh di masa depan.

Selain ramalan positif tentang inovasi teknologi, Canton juga memaparkan ramalan yang mengerikan tentang masa depan, termasuk kejahatan-kejahatan yang memanfaatkan teknologi. Contohnya, bioterorisme dan terorisme cyber. 

Nah, rupanya bukan Canton saja yang ingin membuat prediksi tentang dunia masa depan. Dua pejabat Google, Eric Schmidt dan Jared Cohen, pun melakukan riset untuk memprediksi masa depan dunia.

“The New Digital Age”

Bulan Januari 2013, media banyak memberitakan soal kunjungan Chairman Google, Eric Schmidt, ke Korea Utara. Dalam perjalanan itu, Schmidt ditemani oleh Jared Cohen, salah seorang direktur di Google. Kunjungan itu menuai banyak pertanyaan dari publik, serta kritik dari Pemerintah AS. Terlebih lagi, sebulan sebelumnya, yakni pada Desember 2012, baru terjadi insiden peluncuran roket yang dilakukan oleh pemerintah Korea Utara. 

Kunjungan Schmidt dan Cohen ke negara yang menjadi saudara sekaligus musuh dari Korea Selatan itu terbilang menarik, terutama karena selama ini Korea Utara dikenal sebagai salah satu negara yang sangat membatasi penggunaan internet. Apakah kunjungan itu merupakan bagian dari misi Google untuk membawa internet ke dunia? 

Ternyata, kunjungan tersebut merupakan salah satu dari sekian banyak kunjungan yang dilakukan oleh Schmidt dan Cohen untuk melakukan riset demi menyusun buku mereka yang berjudul “The New Digital Age: Reshaping the Future of People, Nations and Business”. Inti dari buku yang diterbitkan pada 23 April 2013 lalu itu, adalah tentang bagaimana teknologi dan internet bisa mengubah dunia.

Untuk menyusun buku itu, selain mengunjungi Pyongyang, ibukota Korea Utara, Schmidt dan Cohen juga mengunjungi negara-negara lain di kawasan Timur Tengah, Afrika, Eropa, dan Asia. Dalam kunjungan-kunjungan itu, mereka bertemu dengan para pemimpin negara, entrepreneur, serta para aktivis untuk melihat dan mendengar langsung tentang tantangan-tantangan teknologi yang dihadapi di setiap negara.

Eric Schmidt dan Jared Cohen adalah orang-orang yang memiliki pengetahuan dan segudang pengalaman di dunia internet dan teknologi. Schmidt dikenal sebagai salah seorang pemimpin hebat di Silicon Valley. Mantan CEO Google ini memiliki andil besar dalam membesarkan perusahaan yang didirikan oleh Sergey Brin dan Larry Page, hingga mendunia seperti saat ini. 

Sementara Jared Cohen adalah direktur Google Ideas, unit think tank di Google yang meneliti dampak-dampak teknologi. Cohen yang merupakan mantan penasihat dua orang Menteri Luar Negeri AS, yakni Condoleezza Rice dan Hillary Clinton, mempunyai peran penting dalam membantu pemerintah AS membentuk cara berpikir mereka mengenai teknologi. 

Dalam buku tersebut, kedua “global thinker” itu berkolaborasi memaparkan visi-visi mereka tentang masa depan. Dalam satu kalimat, dunia masa depan menurut mereka adalah sebuah dunia di mana orang-orang saling terhubung—dunia yang penuh dengan tantangan dan membuka banyak kesempatan bagi setiap orang. 

Schmidt dan Cohen menggabungkan pengetahuan dan pengalaman mereka untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan pelik tentang masa depan. 

Contohnya, kekuatan siapakah yang lebih besar di masa mendatang—sebuah negara atau warganya? Akankah teknologi mempermudah atau mempersulit teroris dalam melakukan aksinya? Ketika orang-orang telah terhubung melalui internet, perubahan apakah yang akan terjadi dalam perang, diplomasi, dan revolusi di masa depan? Lalu, bagaimana teknologi dapat membantu membangun masyarakat?
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.40.00


Ada ungkapan bahwa sebuah informasi yang beredar di internet akan berada di sana selamanya. Executive chairman Goolge Eric Schmidt tahu betul soal ini.

Jikalau informasi tersebut sebatas foto atau tweet yang memalukan dari masa lalu, tentu bukan masalah besar. Tapi bagaimana jika menyangkut masa depan seseorang?

Inilah mengapa Schmidt berpendapat bahwa sebaiknya ada cara mudah untuk menghapus informasi yang beredar di internet. "Tidak adanya tombol 'delete' di internet adalah isu yang signifikan. Kadang penghapusan  adalah hal yang benar," ujar Schmidt seperti dikutip oleh Cnet.

Schmidt mencontohkan seseorang yang melakukan kejahatan saat masih di bawah umur. Hal tersebut memang dihapus dari rekam jejak formal ketika yang bersangkutan tumbuh dewasa, tetapi informasi mengenai kejahatan orang itu bisa jadi tetap beredar di internet dan membuatnya sulit mendapat pekerjaan.

Sikap Schmidt terhadap hal yang berkaitan dengan privasi ini sedikit berbeda dari yang ditunjukannya beberapa tahun lalu. Pada 2009, dia pernah mengatakan, "Jika ada sesuatu hal yang tidak ingin diketahui oleh orang lain, mungkin Anda memang seharusnya tak melakukan itu sejak awal."

Lalu, ketika itu dia juga menjelaskan bahwa mesin pencari, seperti Google menyimpan informasi di internet dalam jangka waktu yang lama sehingga bisa diberikan pada pihak yang berwenang apabila kelak diperlukan.

Google sendiri belakangan diminta penegak hukum AS untuk turut berpartisipasi mengungkap kejahatan dengan menyediakan produk yang memudahkan pengawasan. Usulan itu mendapat tentangan dari kelompok pendukung privasi dan perusahaan internet karena dianggap "bisa merusak reputasi perusahaan".
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.40.00



Pada pekan pertama Februari, The Economic Times melaporkan bahwa bisnis belanja online di Asia Pasifik telah mencatat pertumbuhan lebih dari 30 persen. Sebagian besar dipicu oleh negara-negara berkembang, seperti Indonesia, China, dan India, yang sedang mengalami pertumbuhan pesat dalam bisnis belanja online.    

Berdasarkan laporan yang dirilis oleh eMarketer, pasar e-commerce Indonesia tergolong kecil jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Pada 2011, misalnya, hanya 6 persen dari populasi onlineyang berbelanja online.

Meski demikian, survei terbaru yang dilakukan perusahaan riset dan analis IDC, yang bertajuk  “eCommerce di Indonesia” menemukan bahwa belanja online di Indonesia akan tumbuh 10 kali lipat pada 2015, dipicu oleh meningkatnya pendapatan, pertumbuhan pengguna online, dan tumbuhnya populasi kelas menengah yang melakukan transaksi online.

IDC menyimpulkan bahwa pertumbuhan kelas menengah lebih lanjut akan memicu dan menguatkan pertumbuhan pengguna tablet di Indonesia, selain juga memperkirakan bahwa hingga akhir 2012 total 1,3 juta tablet terjual di Indonesia. Jumlah ini diperkirakan akan mencapai 2 juta pada akhir 2013. 

Gejala era pasca-PC

IDC juga menambahkan bahwa seiring penggunaan tablet yang makin banyak, penggunaan laptop dan desktop untuk aktivitas hiburan seperti bermain game, berselancar di internet, dan berbelanjaonline akan berkurang.

Perkiraan ini sesuai dengan riset Visa, perusahaan layanan keuangan multinasional dari Amerika, yang menemukan bahwa pebelanja online, umumnya di Asia, menggunakan tablet untuk berbelanjaonline. Menurut riset Visa, 4 dari 10 pengguna tablet dan smartphone menggunakan gadget mereka untuk berbelanja online.

Berdasarkan laporan Ecommerce Quarterly pada kuartal ketiga 2012, penyedia solusi e-commerce, Monetate, menemukan bahwa secara global pertumbuhan transaksi lewat tablet telah melampaui jumlah transaksi online yang dilakukan melalui desktop. iPad memimpin peralihan ini.

Berdasarkan survei terhadap 100 merek, Monetate menemukan perbedaan nyata dalam transaksi. Hasilnya menunjukkan bahwa pengguna laptop dan desktop yang mengunjungi toko online menurun dari 92,33 persen menjadi 81,61 persen. Sementara pengunjung toko online yang menggunakan tablet melonjak tajam.     

Hingga September tahun lalu, pengunjung toko online melalui tablet mencapai 8,37 persen, dibandingkan dengan 3,16 persen pada 2011. Sementara itu, kunjungan lewat smartphone naik dari 4,51 persen pada 2011 menjadi 10,03 persen pada 2012.

iPad merupakan gadget yang paling banyak digunakan saat melakukan aktivitas online sebanyak 88,94 persen, diikuti oleh tablet Android sekitar 6,34 persen dan Kindle 4,71 persen.

Untuk smartphone, kunjungan terbanyak dilakukan pemilik iPhone sebanyak 60,85 persen diikuti pengguna Android sebanyak 37,59 persen.

Berdasarkan survei Index E-Commerce terbaru yang dilakukan Rakuten, terungkap bahwa pengguna yang berbelanja online dengan perangkat mobile telah meningkat sekitar 14,3 persen pada 2013, dengan pengguna smartphone sekitar 10 persen, diikuti tablet sekitar 4,3 persen.

Sebagai contoh, Ruby Samah, guru di sekolah internasional di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, menggunakan tablet Android-nya untuk melakukan aktivitas online sehari-hari. Ia mengakui bahwa situs belanja online memudahkannya berbelanja barang kebutuhan, termasuk gadget, aksesori untuk istri, dan suku cadang mobil Avanza-nya.
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.36.00

Keberadaan pusat game untuk Android seperti Game Center di iOS atau Games Hub kembali terkuak. Gambaran mengenai pusat kontrol game ini diperoleh Android Police setelah menggali APK Play Services terbaru yang ditemukan di OS Android.
Dalam versi terbaru tersebut ditemukan berbagai update besar yang disiapkan untuk Google Play Games meski belum bisa diakses secara langsung. Dari penggalian ditemukan dukungan untuk notifikasi sistem secara global hingga sinkronisasi penyimpanan game di awan internet sehingga bisa diakses di berbagai perangkat yang berbeda. Ditemukan juga fitur menarik lain seperti leaderboard, pencapaian, lobi, dan sebagainya.
Google Play Games Terungkap Lagi, Akan Diumumkan Saat Google I/O? News Gallery
Google diperkirakan akan mengungkapkan hal ini secara gamblan dalam Google I/O yang akan segera berlangsung.
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.36.00


Jika Teknokerz salah satu orang yang sedang menimbang-nimbang akan membeli Galaxy S4, kabar baik. Foto-foto teardown dari ponsel flagship terbaru Samsung ini sudah muncul, memperlihatkan bagian internal yang apik. Teardown yang dilakukan oleh Bill Detwiler dari Techrepublic ini juga memperlihatkan bahwa Samsung mendesain ulang bagian internal ponsel jika dibandingkan dengan bagian internal Galaxy S3. Secara keseluruhan Detwiler cukup puas dengan bagian internal Galaxy S4 dikarenakan lebih mudahnya perbaikan jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Silahkan Teknokerz lihat foto-foto internal Galaxy S4 dibawah ini.



Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.35.00

Kira-kira berapakah biaya yang harus dikeluarkan untuk mengembangkan Samsung Galaxy S4 versi 32GB? Mengingat hampir sebagian besar komponen dikembangkan oleh Samsung sendiri, diperkirakan oleh perusahaan research IHS bahwa biaya yang diperlukan adalah $237. Angka ini ternyata tidak jauh berbeda dengan biaya yang diperlukan untuk mengembangkan Samsung Galaxy Note yang berkisar di $270.
Analis asal IHS, Vincent Leung, mengatakan bahwa kekuatan Samsung adalah kemampuan untuk mengembangkan komponen ponselnya sendiri. Perusahaan asal Korsel ini juga diketahui terus menambahkan jenis komponen yang pihaknya bisa produksi sendiri. Diperkirakan bahwa versi internasional dari Galaxy S4 yang menggunakan Samsung-made Exynos 5 Octa berbiayakan $28 per chip, sedangkan versi Amerika yang menggunakan prosesor Snapdragon berbiayakan $20. Untuk display dan layar sentuh juga dikembangkan sendiri dan memakan biaya $75.
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.34.00

Rovio baru saja merilis aplikasi baru game klasik Angry Birds untuk Windows Phone. Game baru ini membawa 100 level baru dan tersedia untuk semua perangkat yang beroperasi dengan versi Windows Phone 7.5, 7.8 dan 8.0, bahkan pada perangkat yang memiliki RAM hanya 256MB saja. Untuk perangkat Windows Phone 8, game ini juga hadir dengan integrasi Xbox. Angry Birds baru ini tersedia di Marketplace dan gratis diunduh sampai dengan 15 Mei mendatang.
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.34.00

Sejak kabar pertama kehadiran dari Windows RT, banyak pihak yang kurang antusias melihat masa depan dari platform terbaru Microsoft tersebut. Windows RT kurang terlihat sebagai platform jika dibandingkan dengan Windows Phone, dan tidak memiliki dukungan panjang jika dibandingkan dengan Windows 8. Mungkin karena hal tersebut analis memprediksi bahwa Windows RT tidak memiliki masa depan alias tidak akan bertahan lama,
Wes Miller dari Directions, mengatakan bahwa ia tidak melihat Windows RT akan memiliki kelangsungan hidup jangka panjang karena ekosistem aplikasi untuk platform tersebut kurang kuat untuk menarik pengguna. Sedangkan analis asal Gartner, Carolina Milanesi, mengatakan bahwa ia tidak menduga bahwa Windows RT akan menjadi kompetitor kuat untuk iOS dan Android. Analis mengatakan bahwa Microsoft akan mencoba untuk mengangkat perangkat Windows RT yang beroperasi dengan prosesor Tegra 4 setelah Windows 8.1 dirilis, namun melihat penjualan yang sekarang ini tampaknya masa depan perangkat dengan platform tersebut tidak akan panjang.
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.31.00


Nokia Asha 501 yang baru diperkenalkan Kamis (9/5/2013) kemarin di New Delhi, India, baru akan dipasarkan Juni bulan depan di India. Kehadirannya di Indonesia diperkirakan tidak akan lama setelah India.

Akankah Nokia Asha 501 menjadi “pembunuh” bagi ponsel low-end yang mengusung platform Android yang diproduksi sejumlah produsen ponsel dunia?

Pertanyaan ini menjadi penting untuk dijawab karena sebagaimana terungkap dalam wawancara dengan Kompas.com, CEO Nokia Stephen Elop usai acara perkenalan produk bertajuk Time to Shift Gears itu mengatakan, Asha 501 sebagai “inovasi hebat”, ponsel dengan desain menawan, dan dengan harga yang murah (low price).

“Inovasi hebat”, “desain menawan”, dan “harga murah” menjadi kata kunci bisnis ponsel yang siap memasuki 90 negara termasuk Indonesia bekerjasama dengan lebih 60 operator selular ini.

Harga yang dipatok di bawah 100 dollar AS atau sekitar Rp 970.000 akan menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang karena tingkat ekonominya, sulit beralih ke smartphone Lumia yang mengusung mesin Windows Phone 8 dengan kisaran harga Rp 7 juta itu.

Mengapa menjadi daya tarik? Sebab dengan Nokia Asha 501 ini, pengguna bisa merasakan sensasi sebuah smartphone yang full touch secreen. Apalagi dengan teknologi “Swipe” dan “Fastlane” yang juga menjadi andalan ponsel ini, pengguna bisa memanfaatkan seluruh permukaan mungil 3 inci dengan optimal. “Fastlane” memungkinkan pengguna bergerak ke layar utama setelah melihat catatan apa saja aplikasi yang telah dipakai atau yang sedang digunakan.

Stephen Elop saat wawancara dengan Kompas.com menyangkal kalau Asha 501 sebagai “flagship” di kelas Asha yang seluruhnya terdapat 15 varian ini. Namun demikian, produk baru ini diakuinya sangat berbeda jauh dengan varian Asha yang ada. “Ini karena Asha 501 mengusung operating system ‘New Asha Platform’, mesin baru yang merupakan evolusi dari S40 yang digunakan Asha generasi sebelumnya,” katanya.
Pepih Nugraha/KOMPAS.comCEO Nokia Stephen Elop saat wawancara dengan wartawan Kompas.com, Pepih Nugraha, di New Delhi, India, Kamis (9/5/2013).


Dengan hadirnya Asha 501 di Tanah Air, besar kemungkinan ponsel besutan Finlandia ini akan langsung berhadap-hadapan dengan ponsel low-end Android dari berbagai produsen seperti ponsel Cina, Korea Selatan dan Taiwan. Di saat kisaran harga yang sama sekitar Rp 1 juta, konsumen dihadapkan pada dua pilihan; memilih ponsel low-end Android atau ponsel low-end Nokia Asha 501 namun dengan “rasa” dan tampilan smartphone.

Stephen Elop tidak mengungkapkan rahasia binisnya dengan meluncurkan ponsel low-end Asha 501 dengan rasa smartphone itu, apakah dimaksudkan untuk menghantam pasar low-end global yang masih besar ceruknya, atau memang ingin mengembalikan kejayaan Nokia sebagai pemain global di pasar ponsel low-end sebagaimana prestasi sebelumnya.

Akan tetapi, kehadiran Elop di India dan menjadi pembicara utama sekaligus host acara tersebut menunjukkan, Elop tidak ragu menerjuni bisnis ponsel low-end setelah sukses 15 varian Asha sebelumnya yang terjual 20 juta ponsel secara global. Pasalnya, publik telanjur merepresentasikan Elop sebagai jawara smartphone Nokia Lumia yang mengusung sistem operasi Windows Phone itu. Ketika Elop hadir dan menunjukkan kepada dunia bahwa ia juga serius dengan ponsel low-end, maka Nokia Asha 501 adalah jawabannya.

Di Indonesia, kemungkinan besar Asha 501 akan menggandeng operator Telkomsel saat ponsel ini merapat di Tanah Air. Asha 501 dengan Nokia Xpress Browser-nya, memungkinkan menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen Indonesia yang gandrung kecepatan dalam pencarian, sebagaimana diungkapkan Alistair Johnston, chief marketing officer Telkomsel. “Kami telah menjalin kesepatan dengan Nokia untuk mendukung Asha 501 yang kaya dengan aplikasi yang benar-benar sangat relevan dengan konsumen Indonesia,” 
Posted by M.NURUL_MUTTAQIN On 19.29.00


Keseriusan Google dalam menyiapkan pusat layanan game terpadu makin terlihat jelas. Kali ini ada bocoran informasi tentang layanan bernama Google Play Games, yang akan membuat game di Android lebih bersifat sosial.

Informasi seputar Google Play Games datang dari situs web teknologi Android Police, Sabtu (11/5/2013), yang mendapat file terkait layanan ini. Dilaporkan bahwa, Google Play Game nantinya memungkinkan pengguna berbagi skor yang mereka raih ketika memainkan sebuah game, mengobrol, leaderboards, sampai sinkronisasi dan menyimpan data di awan (cloud).

Besar kemungkinan, Google akan mengajak para pengembang aplikasi Android untuk membuat atau memperbarui game agar terhubung dengan layanan Google Play Game.

Bocoran informasi tampilan antarmuka Google Play Games - by Android Police

Google Play Game kurang lebih sama dengan Game Center di sistem operasi iOS buatan Apple. Fitur ini membuat iPhone, iPad dan iPod Touch sebagai alat yang menyenangkan untuk bermaingame. Pengguna bisa lebih bersosial, dengan mengajak siapa saja untuk ikut bermain dan bersaing.

Keseriusan Google dalam industri game di perangkat mobile juga ditunjukan dengan langkah perusahaan merekrut Noah Falstein sebagai chief designer game di Google, sejak April 2013.

Falstein terbilang veteran dalam industri game komputer dengan segudang pengalaman sejak 1980. Ia pernah bekerja untuk LucasArts, 3DO, dan Dreamworks Interactive, lalu turut mengembangkangame petualangan klasik Indiana Jons dan Fate of Atlantis.